Tune up mobil bensin

31 03 2011

monggo langsung download aja gan, tune up mobil

CASIS DAN PEMINDAH TENAGA

TRANSMISI OTOMATIS

1. Prinsip Dasar Planetary Gear

 

 

 

Prinsip Kerja

 Jika sun gear sebagai pemutar, ring gear ditahan, maka planetary gear berputar pada porosnya juga bergerak mengelilingi ring gear. Sehingga putaran output lambat.

 Jika ring gear sebagai pemutar, Sun gear ditahan, maka planetary gear berputar pada porosnya sambil mengelilingi sun gear. Putaran output lebih cepat.

 Jika poros pembawa planetary gear ditahan, sun gear sebagai pemutar maka planetary gear berputar pada porosnya, dan menggerakan ring gear. Maka putaran output menjadi terbalik.

 

PERBANDINGAN GIGI (GEAR RATIO)

INPUT OUTPUT BRAKE RUMUS HASIL

A C B I = 1 + ZB / ZA 2,5  I  5

B C A I = 1 + ZA / ZB 1,25  I  1,67

 

C

A

B

I =

 

0,2  I  0,4

over drive

 

C

B

A

I =

 

0,6  I  0,8

over drive

A B C I = – ZB / ZA - 4  I  – 1,5

mundur

B A C I = – ZA / ZB -0,25  I  – 0,67

mundur

 

Keterangan:

A = Sun Gear

B = Ring Gear

C = Planetary Gear

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENGHITUNG GEAR RATIO

 

KONDISI PERTAMA

 

 

 

 

 

KONDISI KEDUA

 

 

 

KONDISI KETIGA

 

 

 

 

KONDISI KEEMPAT

 

 

 

 

KONDISI KELIMA

 

 

 

 

KONDISI KEENAM

 

 

 

 

JENIS – JENIS PLANETARY

 

 

1. RAVIGNEAUX

Jenis ini terdiri dari 2 dua susun roda gigi yang saling berhubungan.

Ravigneaux juga terdiri dari 2 buah Sun Gear, yaitu Sun Gear kecil dan sun gear besar

Model ini biasanya dipakai pada gigi kecepatan 3 dan 4.

 

 

2. SIMPSON

Jenis ini terdiri dari 2 buah Planetary Gear dan sebuah model spesial dari Sun Gear.

Sedangkan Ring Gear adalah 2 buah dengan ukuran yang sama.

Jenis ini biasanya digunakan pada gigi kecepatan 3.

 

 

 

 

 

 

PRINSIP KERJA TORQUE CONVERTER

 

NAMA KOMPONEN DAN FUNGSI

 

 

 

 

 

 

 

1. Cover

Diikat dengan roda gila dan meneruskan putaran motor ke impeller pump.

2. Input Shaft.

Meneruskan putaran dari Turbin Runner ke transmisi.

3. One Way Clutch

Menghindari stator berputar berlawanan dengan putaran turbine Runner.

4. Impeller Pump

Membangkitkan aliran minyak ATF.

5. Stator

Mengarahkan aliran minyak dari Turbin Runner ke Impeller Pump.

6. Turbine Runner

Meneruskan putaran Impeller Pump melalui aliran minyak ke Output Shaft.

7. Lock Up Clutch

Melalui bidang gesek (Friction Material) menghubungkan langsung putaran motor ke Output Shaft.

 

ARAH ALIRAN MINYAK

 

ARAH ALIRAN

Impeller berputar ke arah bawah maka aliran minyak akan searah putaran impeller. Aliran minyak menerpa turbin, maka turbine juga berputar ke bawah.

Minyak terus mengalir ke bagian belakang dan aliran tersebut berlawanan arah dengan arah aliran minyak dari impeller. Kemudian aliran tersebut ditangkap oleh Stator untuk disearahkan dengan aliran minyak dari impeller.

 

 

BENTUK ALIRAN

 

 

PRINSIP KERJA LOCK UP CLUCTH

 

 

 

POSISI TIDAK TERHUBUNG

Pada saat kendaraan berjalan dengan kecepatan rendah minyak yang bertekanan mengalir ke bagian depan lock up clutch. Oleh karena itu tekanan pada bagian depan dan belakang lock up clutch menjadi sama. Dengan demikian lock up clutch tidak terhubung dengan front cover.

 

 

 

 

 

POSISI TERHUBUNG

Pada saat kendaraan berjalan dengan kecepatan tinggi 50 km/jam atau lebih, minyak yang bertekanan mengalir ke bagian belakang lock up clutch. Oleh karena itu, lock up clutch tertekan ke arah converter case.

 

 

 

 

 

 

POMPA OLI

 

 

Pompa oli yang dipakai pada umumnya adalah pompa jenis Roda Gigi Dalam.

Prinsip Kerja:

Rotor berputar, maka drive gear ikut berputar, Outer Gear juga berputar.

Terjadi perubahan volume pada persinggungan gigi, yaitu sebelah kanan Crescent volume membesar dan belah kiri Crescent mengecil.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GOVERNOR

 

 

 

 

 

 

 

NAMA KOMPONEN DAN CARA KERJA

Pada saat governor bodi berputar, gaya sentrifugal dari bobot luar dan dalam serta tekanan pegas membuat bobot membuka. Akibatnya governor valve terdorong ke bawah. Oleh lever dari bobot dalam.

Pada ujung yang lain Governor valve terdorong ke atas oleh governor pressure (A)

Bila rpm drive pinion naik (Kec. 50 km/jam ke atas) Governor luar tertahan oleh governor body.

Setelah itu maka gaya sentrifugal dari bobot dalam dan kekuatan pegas keduanya menekan katup ke bawah, mengalahkan kekuatan hidrolik yang beraksi pada bagian dasar katup.

 

 

THROTTLE MODULATOR VALVE

 

PRINSIP KERJA

Pada saat Katup Gas membuka sedikit maka kevakuman pada saluran setelah katup adalah besar.

Hal ini menyebabkan katup pengatur aliran minyak menutup.

Setelah Katup gas terbuka lebih lebar maka kevakuman menurun, sehingga pegas mendorong membran ke atas dan katup penatur tekanan ikut tertarik ke atas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CARA KERJA KOPLING

 

BERHUBUNGAN

Pada saat minyak rem bertekanan ke piston cylinder, maka tekanan akan mendorong check ball sehingga check valve tertutup.

Tekanan terus mendorong piston, sehingga plat berhubungan dengan disc. Sehingga kopling menghubungkan poros input ke ring gear dan diteruskan ke ring gear.

TERPUTUS

Pada saat tekanan dibebaskan maka, tekanan didalam silinder akan menurun.

Hal ini akan menyebabkan check ball lepas dari dudukanya karena gaya sentrifugal. Minyak akan dikeluarkan lewat Check Valve.

Maka Piston akan kembali ke posisi semula didorong oleh return spring. Sehingga hubungan kopling terputus.

 

 

 

 

BRAKE BAND

 

 

PRINSIP KERJA

TERIKAT

Pada saat tekanan hidrolik pada piston, maka piston bergerak ke kiri, menekan spring.

Bersama itu Piston Rod bergerak ke kiri mendorong salah satu ujung Brake Band. Karena ujung yang lain diikat dengan transmisi Case, maka diameter Brake Band akan mengecil dan Brake Band mengikat drum sehingga tidak dapat bergerak.

BEBAS

Pada Saat tekanan minyak (pressure fluid) dikeluarkan dari silinder, maka Piston dan Piston Rod terdorong kembali ke posisi semula karena adanya Outer Spring.

 

 

POSISI “ P “ dan “ N”

POSISI “P”

Bila Shift Selector pada “P” (parking lock pawl) terikat dengan drive gear yang dihubungkan ke input shaft differential. Hal ini akan mencegah kendaraan bergerak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

POSISI “NETRAL”

Semua kopling dan system pengereman terbebas.

 

 

POSISI 1.

 

POSISI 2.

 

POSISI 3.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.